Jumat, 03 Juni 2016

PUISI " MELEWATI WAKTU "

Karya : Wawan Eko Yulianto
senja mendahului malam
jauh tak tampak dari perbatasan
hilang sejenak kenang
bintang-bintang memburu kenangan tak terhempas dan tercapai,
kemarin masih ada berbagai tawa dan hura
sekejap kini tak terlihat lagi
cinta juga hilang menarik kegelapan mengundang kebimbangan kepada siapa
kemarin dia masih bersama Tono,Budi,Joko,
kini tak Ono Tak Budi Tak Bagus
kemarin bermain layang-layang, petak umpet, dan cerdas cermat
kini melayang lepas dari talinya
kini tak bisa lari mencari tempat sembunyi
kini tak cerdas dan tak cermat menempatkan dirinya
kemarin telah disiakan
sekarang bagaimana......
Balikpapan, 6 Juni 2011

Kamis, 02 Juni 2016

FILOSOFI ANGKA BAHASA JAWA

FILOSOFI ANGKA BAHASA JAWA

Filosofi bilangan dalam jawa. Dalam bahasa Indonesia :
21 Dua Puluh Satu, 
22 Dua Puluh Dua,...s/d
29 Dua Puluh Sembilan.
Dalam bhs Jawa tidak diberi nama Rongpuluh Siji, 
Rongpuluh Loro, dst; melainkan 
Selikur, Rolikur,...s/d Songo Likur. 

Di sini terdapat satuan LIKUR 
Yang merupakan kependekan dari (LIngguh KURsi), artinya duduk di kursi.
Pada usia 21-29 itulah pada umumnya manusia mendapatkan “TEMPAT DUDUKNYA”, pekerjaannya, profesi yang akan ditekuni dalam kehidupannya; 

Ada penyimpangan pada bilangan 25, tidak disebut sebagai LIMANG LIKUR, melainkan SELAWE.

Selasa, 17 Mei 2016

PUISI " REMAJA PENERUS BANGSA"

Remaja Penerus Bangsa

Karya:  Wawan Eko Yulianto

Remaja-remaja penerus bangsa
Telah diracun
Di racun pergaulan
Diracun teknologi
Diracun diri
Diri yang lupa harga diri

Kini mereka seperti boneka
Boneka-boneka website
Budak-budak media social
Buruh-buruh gadget

Mereka lupa pada tuhannya
Lupa pada orangtuanya
Lupa pada lingkungan sekitarnya

Lalu mereka mereka menyembah paket data
Mengagung-agungkan Wifi
Memohon pada dewa-dewa 4G

Balikpapan, Mei 2016